Jakarta, 9 Juni 2026 – Universitas Satya Negara Indonesia (USNI) melakukan audiensi dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) guna membahas penguatan tata kelola penerbitan akademik, pengelolaan ISBN, serta pengembangan publikasi ilmiah di lingkungan USNI.
Audiensi yang berlangsung di Perpusnas RI tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor I dan III, Kepala Biro Pusat Pengetahuan dan Perpustakaan, perwakilan Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M), serta Bidang Kerja Sama USNI.
Pertemuan ini menjadi langkah strategis USNI dalam mengembangkan ekosistem publikasi akademik yang terintegrasi. Selain telah memiliki berbagai jurnal ilmiah yang dikelola melalui LP3M, USNI juga terus memperkuat pengelolaan penerbitan buku akademik guna mendukung produktivitas riset dan publikasi sivitas akademika.
Dalam audiensi tersebut, Perpusnas RI memberikan berbagai arahan terkait optimalisasi pengelolaan ISBN dan penguatan tata kelola penerbitan perguruan tinggi. USNI juga memperoleh informasi mengenai status penerbit yang telah dimiliki sebelumnya serta langkah-langkah pengembangan yang dapat dilakukan untuk mendukung kebutuhan publikasi akademik yang terus berkembang.
Perpusnas RI turut menjelaskan mekanisme pengelolaan ISBN melalui sistem daring, termasuk pentingnya pembentukan tim pengelola yang bertanggung jawab terhadap seluruh proses penerbitan buku di lingkungan universitas. Dengan sistem yang terintegrasi, seluruh karya yang diterbitkan oleh fakultas maupun unit lain di lingkungan USNI dapat dikelola secara lebih efektif melalui satu akun penerbit resmi universitas.
Perwakilan Perpusnas RI menyampaikan bahwa tata kelola penerbitan yang baik akan membantu perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas dan dokumentasi publikasi akademik. Selain itu, pengelolaan ISBN yang terstruktur juga dapat memperkuat identitas institusi dalam menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas dan berkontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan.
Wakil Rektor I dan III USNI, Dr. Dian Alanudin, MBA., GRCE., menyampaikan bahwa penguatan penerbitan kampus merupakan bagian dari upaya USNI dalam meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi, khususnya di bidang penelitian dan publikasi ilmiah.
"Kami ingin membangun sistem penerbitan yang terintegrasi di lingkungan USNI sehingga seluruh karya ilmiah dosen dan sivitas akademika dapat dikelola secara profesional. Penguatan tata kelola penerbitan ini diharapkan dapat mendorong peningkatan produktivitas publikasi sekaligus memperluas kontribusi akademik USNI bagi masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Biro Pusat Pengetahuan dan Perpustakaan USNI, Febri Nurul Huda, S.I.P., M.M., menjelaskan bahwa audiensi ini memberikan berbagai masukan strategis bagi pengembangan layanan penerbitan kampus ke depan.
"Melalui audiensi ini, kami memperoleh banyak informasi dan arahan yang bermanfaat untuk penguatan tata kelola penerbitan di USNI. Ke depan, kami akan melakukan penyempurnaan struktur pengelolaan serta pengembangan layanan penerbitan kampus agar dapat mendukung kebutuhan publikasi dosen, mahasiswa, dan sivitas akademika secara lebih optimal," jelasnya.
Selain membahas ISBN, audiensi juga menyinggung pengelolaan ISSN untuk jurnal ilmiah serta peluang pengembangan kerja sama antara USNI dan Perpusnas RI. Perpusnas menekankan pentingnya kolaborasi yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi kedua belah pihak, khususnya dalam bidang literasi, publikasi ilmiah, dan pengembangan sumber daya manusia.
Melalui audiensi ini, USNI berharap dapat memperkuat tata kelola penerbitan kampus yang profesional, sehingga mampu mendukung peningkatan jumlah dan kualitas publikasi akademik, baik berupa buku, modul, maupun karya ilmiah lainnya yang dihasilkan oleh dosen dan sivitas akademika.
Langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen Universitas Satya Negara Indonesia dalam memperkuat budaya literasi, riset, dan publikasi ilmiah sebagai fondasi pengembangan perguruan tinggi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing.